Assalammualaikum.
Perbedaan Hamil Normal dan Hamil
Ngebo
. Selama ini saya telah dua kali hamil dan dua-duanya
ngebo
, suatu kondisi kehamilan yang bisa dibilang menyenangkan, karena berbeda dari kondisi kehamilan yang normal pada umumnya.
Ngebo,
adalah kata dalam bahasa Jawa, bisa diartikan: seperti
kebo
(kerbau). Tentu saja ini hanya istilah ya, hehe.
Seperti kita ketahui, kerbau termasuk binatang yang secara fisik terlihat kuat dan sehat. Biasanya kerbau membantu para petani membajak sawah, atau sebagai tenaga penggerak kereta/gerobak untuk pengangkutan/transportasi. Bisa untuk mengangkut hasil pertanian, kayu, barang-barang lainnya, atau bisa juga untuk mengangkut manusia.
Lalu apa hubungannya Si Kerbau ini dengan kondisi kehamilan seseorang? Seorang ibu hamil disebut
ngebo
karena kondisi kehamilannya yang aman-aman saja dan cenderung menyenangkan. Bahkan hampir tidak mengalami 'gangguan' kehamilan sama sekali. Seperti kerbau yang selalu sehat, kuat dan bugar, hehe.
Mengapa bisa terjadi hamil
ngebo
?
Menurut saya ini hanya istilah secara tradisional, karena secara medis tidak ada istilah tersebut. Bisa jadi karena pengaruh hormon dengan tingkat yang berbeda-beda, pada setiap orang ketika sedang hamil.
Sementara pada kehamilan yang normal, ibu hamil akan mengalami beberapa kondisi istimewa selama kehamilannya. Bisa dibilang kondisi ini merupakan
tanda-tanda kehamilan
yang wajar, mengingat terjadi perubahan hormon dalam tubuh pada saat kehamilan.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa perbedaan yang terjadi pada kehamilan normal dan hamil
ngebo
:
1.
Morning Sickness
Adalah mual dan muntah pada saat hamil, dan biasanya terjadi pada pagi hari ketika bangun tidur. Kondisi ini sangat wajar dialami ketika seseorang sedang hamil, dan terjadi pada trimester pertama kehamilan. Meskipun kejadian pada setiap orang bisa berbeda-beda. Ada yang ringan, tetapi ada juga yang berat hingga harus mendapatkan perhatian khusus.
Saya sendiri selama dua kali hamil pernah juga mengalami
morning sickness
, namun dalam tingkat ringan. Bahkan kejadian ini tidak sampai berlangsung selama 3 bulan, sehingga tidak membuat saya khawatir atau tidak nyaman. Mungkin karena saya
ngebo
ya, jadi hal ini tidak begitu masalah buat saya.
2. Nafsu makan
Pada kehamilan normal, banyak yang mengalami penurunan nafsu makan. Hal ini dipengaruhi oleh mual dan muntah tadi, sehingga tubuh menjadi lemas dan nafsu makan berkurang. Bahkan ada jenis-jenis makanan tertentu yang ketika tidak hamil sangat suka, namun ketika hamil menjadi tidak suka. Ada juga yang ketika membau sesuatu menjadi mual dan muntah.
Sementara untuk kehamilan
ngebo
seperti yang saya alami, hampir tidak ada masalah dengan nafsu makan. Nafsu makan saya tidak ada perubahan sama sekali, juga tidak terpengaruh dengan bebauan apapun. Semuanya berjalan seperti biasa, bisa makan apa saja tanpa rasa mual sedikitpun, hehe.
3. Ngidam
Pada kehamilan normal, ngidam adalah hal yang sangat wajar. Ngidam saya artikan sebagai keinginan ibu hamil terhadap sesuatu namun pada waktu yang tidak semestinya. Dan biasanya yang jadi korban adalah suaminya, haha. Misalnya, saat tengah malam ibu hamil tiba-tiba ingin dibelikan rujak yang sangat pedas. Kalaupun pada akhirnya suami berhasil mendapatkan rujak tersebut, namun istri hanya akan makan satu atau dua potong rujak, setelah itu tidak mau makan lagi. Akhirnya suami jugalah yang harus menghabiskan rujak pedas tersebut.
So sweet
, kan.
Sementara pada kehamilan
ngebo
yang saya alami, saya hampir tidak pernah ngidam yang aneh-aneh. Kalaupun ingin sesuatu, itu adalah jenis makanan biasa yang mudah ditemukan dan tidak harus malam-malam. Selebihnya berjalan dengan wajar, tidak ada permintaan yang luar biasa. Suami saya bisa tidur nyenyak pada malam hari tanpa saya bangunkan tiba-tiba karena harus membelikan sesuatu. Wahh, saya terlalu baik pada suami yaa.
4. Aktivitas
Pada kehamilan normal, banyak ibu hamil yang terganggu aktivitasnya, karena mengalami beberapa penyakit akibat kehamilan. Misalnya sakit kepala, mual, sakit pinggang atau nyeri pada bagian tubuh tertentu. Hal ini tentu saja mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun hal ini merupakan hal yang wajar selama kehamilan.
Lain halnya dengan hamil
ngebo
yang saya alami. Saya hampir tidak pernah mengalami gangguan kesehatan yang berat. Saya selalu merasa sehat seperti ketika tidak sedang hamil. Saya bisa masuk kerja secara rutin dan normal. Alhamdulillah, kehamilan saya tidak pernah mengganggu aktivitas pekerjaan saya.
5. Kesehatan secara umum
Pada kehamilan normal, kondisi kesehatan akan menurun terutama pada trimester pertama. Dari gangguan kesehatan yang ringan sampai yang berat. Ada juga yang mengalami susah tidur, sehingga mudah lelah. Bahkan saudara sepupu saya, sejak mulai hamil sampai hampir melahirkan, kesehatannya benar-benar terganggu. Beliau tidak bisa jauh-jauh dari tempat tidur karena selalu merasa lemas, pusing, mual dan muntah. Alhamdulillah, akhirnya semua penyakit tersebut hilang setelah melahirkan.
Berbeda dengan kondisi saya yang
ngebo
. Selama hamil sampai waktu melahirkan kondisi kesehatan saya stabil, nyaris tidak mengganggu aktivitas apapun.
Namun bagi teman-teman yang mengalami kehamilan normal, dengan berbagai keluhan dan rasa tidak nyaman, tidak perlu khawatir loh. Karena kondisi ini akan berakhir setelah melahirkan. Yang penting selalu jaga kesehatan, ikuti petunjuk dokter dan banyak istirahat. Nikmati semua prosesnya karena belum tentu hal ini akan sering terjadi.
Apabila ada keluhan yang agak berat segera hubungi dokter. Jika khawatir pergi ke dokter terkait dengan kondisi pandemi saat ini, kita bisa loh minta bantuan atau berkonsultasi dengan dokter, lewat aplikasi Halodoc. Caranya mudah, tinggal mengunduh aplikasi Halodoc Konsultasi Dokter lewat
smartphone
kita. Terus kita tinggal pilih, mau chat dengan dokter umum atau dokter spesialis yang ada di platform halodoc, kapan saja. Sangat mudah dan banyak manfaatnya.
Demikianlah beberapa perbedaan antara hamil normal dan hamil
ngebo,
versi saya. Meskipun hamil
ngebo
sepertinya sangat menyenangkan, namun harus tetap waspada ya. Karena kondisi yang sehat dan bisa makan dengan bebas tanpa rasa mual, akan bahaya jika tidak terkontrol. Bisa-bisa ibu hamil akan mengalami kenaikan berat badan yang drastis dan tidak menutup kemungkinan akan berpengaruh pada pertumbuhan janin. Intinya kita harus bisa mengendalikan diri sendiri supaya kehamilan tetap sehat sampai saat melahirkan. Adakah teman-teman yang pernah hamil
ngebo
juga?
Wassalammualaikum.