Monday, November 30, 2015

Mengenal lebih dekat sifat kidal

Assalamu'alaikum...



Beberapa waktu yang lalu Vani pernah berkata seperti ini : Bu sekarang aku sudah bisa makan menggunakan sumpit memakai tangan kiri seperti yang dilakukan.... (menyebut nama artis idolanya dari luar Indonesia).


Sebenarnya sih saya tidah marah, hanya kesal saja karena ternyata pengaruh "idola" sudah merasuk sedemikian jauhnya. Tidak hanya sebatas suka dan meniru secara fashion saja melainkan sampai keperilaku kehidupan bisa diduplikasi secara detil.

Kalau pengaruhnya baik sih nggak apa, tapi bagaimana kalau yang ditiru bukan hal yang semestinya? Makan menggunakan tangan kiri..??

Sejak Vani belajar makan sendiri saya sudah mengajarkan cara makan yang benar : harus duduk, menggunakan tangan kanan dan membaca doa, sesuai ajaran agama saya. Kalimat itu selalu saya ulang-ulang supaya dia terbiasa melakukan.

Tetapi ketika usianya sudah bertambah kenapa pelajaran itu sudah dilupakan? Apa karena sang idola sudah mempengaruhi sedemikian rupa..?

Sebenarnya bukan salah artis idolanya juga sih karena dia memang kidal , mungkin lebih kepada saya sendiri sebagai orang tua yang harus terus memantau semua kegiatan anak saya, yang ternyata belum bisa dengan benar memilah antara yang patut ditiru atau ditinggalkan... :)

Saya jadi ingat ketika masih kecil dulu ada pengalaman yang bersentuhan dengan kidal yang lagi-lagi berhubungan dengan idola. Pernah dengar nggak teman-teman pemain bulutangkis negeri China yang bernama Yang Yang? Wajahnya sangat kiut dan sering juara pula sehingga banyak orang mengidolakannya. Yang sangat mencolok adalah dia pemain kidal . Waktu itu banyak teman-teman termasuk saya suka menirukan gaya mainnya yang menggunakan tangan kiri... :)



Apa itu kidal

Kidal adalah suatu kondisi dari seseorang yang lebih mengutamakan tangan kiri untuk beraktifitas. Misalnya : menulis, makan, atau kegiatan lain yang biasanya dilakukan menggunakan tangan kanan.

Lalu apa yang menyebabkab seorang anak menjadi kidal? Ada dua penyebab kidal :

1. Secara alamiah.
Penyebab : rangsangan hormon testosteron pada janin yang mendorong fungsi biologis otak lebih dominan pada otak kanan sehingga bagian aktif tubuhnya menjadi sebelah kiri, keturunan secara genetis, atau karena malfungsi tubuh sebelah kanan.

2. Pola asuh.
Penyebab : sering melihat orang dewasa, budaya lingkungan sekitar, sengaja diajarkan oleh orang tua atau keinginan sendiri untuk menjadi kidal.


Ada beberapa pendapat dari para ahli mengenai kelebihan sifat kidal, antara lain :
1. Orang kidal jauh lebih kreatif dibanding yang tidak kidal karena otak kanan lebih mendominasi dibanding otak kiri.
2. Orang kidal lebih mahir dalam menguasai seni karena otak kanan lebih mengatur kepada hal-hal yang abstrak seperti seni misalnya : musik, melukis dll.
3. Orang kidal juga mempunyai daya khayal dan imajinasi yang tinggi.

Adapun kekuranga sifat kidal adalah :
  • Lebih sensitif dan kurang percaya diri. Apalagi jika lingkungannya tidak menerima dia sebagai orang kidal.


Bagaimana menyikapi sifat kidal ?
Menurut ahli Psikologi, kita tidak perlu berusaha untuk merubah sifat kidal yang terjadi pada anak, karena hal itu justru tidak bagus buat si anak baik secara psikologis maupun secara prestasi. Apabila kita tetap memaksa maka yang terjadi adalah si anak akan menjadi gampang cemas, tidur terganggu, tidak percaya diri dan bahkan bisa menjadi gagap.

Pengaruh lain yang lebih berbahaya akan mengakibatkan penurunan prestasi pada si anak.

Sifat kidal bukanlah hal yang menyimpang jadi kita tidak perlu menjauhi atau berusaha untuk menghilangkan sifat tersebut.


Bermacam-macam reaksi orang tua ketika mengetahui anaknya kidal. Ada yang khawatir, malu atau justru bangga :
  • Khawatir. Ada sebagian orang tua yang menganggap bahwa sifat kidal adalah anomali atau keadaan tidak normal sehingga khawatir apabila anaknya akan ditolak oleh lingkungan, baik lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar. Hal ini akan berakibat pemaksaan terhadap si anak untuk merubah sifat tersebut.
  • Malu. Ada juga orang tua yang menganggap bahwa sifat kidal tidak sesuai dengan budaya kita terutama di Indonesia. Menggunakan tangan kiri untuk menggantikan tangan kanan dianggap tidak sopan dan tidak mengerti tata krama, orang tua dianggap tidak bisa mengajarkan anak sopan santun yang sesuai dengan adab ketimuran kita. Karena alasan tersebut ada orang tua yang malu mempunyai anak kidal.
  • Bangga. Dan ini golongan orang tua yang tahu bahwa potensi anak kidal lebih menonjol dibanding anak tidak kidal. Bahkan ada beberapa orang tua yang sengaja mengajarkan anaknya sejak kecil untuk menjadi kidal. Nha lhoo..

Bagaimana pandangan Islam mengenai hal ini :
Berdasarkan hadits :

“Apabila kalian makan, gunakan tangan kanan. Jika kalian minum, gunakan tangan kanan. Karena setan makan dan minum dengan tangan kiri.” (HR. Muslim)

Artinya: Jika seseorang kidal, boleh ia menulis dengan tangan kiri, mengangkat sesuatu dengan tangan kiri, mengambil sesuatu dengan tangan kiri. Tapi dalam urusan makan (karena sudah ditentukan) tetap HARUS menggunakan tangan kanan.

Kegiatan lain baik dalam hal ibadah maupun sosial yang harus dilakukan menggunakan tangan kanan meskipun kidal, antara lain : dalam sholat Attahiyat tetap harus menggunakan telunjuk tangan kanan, jabat tangan, memberikan/menerima sesuatu dari orang lain, dan hal-hal lain yang secara fitrah harus menggunakan tangan kanan.

Jadi Islam tetap membolehkan orang kidal berkegiatan menggunakan tangan kiri kecuali untuk hal-hal tersebut diatas. Apalagi untuk makan, tetap harus menggunakan tangan kanan karena ada hadits yang mewajibkan hal tersebut.


Kesimpulan dari tulisan ini adalah :
1. Kondisi kidal bukanlah penyimpangan sehingga kita tidak perlu menjauhi atau memaksa untuk menghilangkan hal tersebut karena akibatnya justru merugikan orang kidal dimaksud.

2. Islam tidak melarang sifat kidal yang terjadi secara genetis atau bawaan lahir, tetapi mengharuskan hal-hal yang diwajibkan secara syari menggunakan tangan kanan, untuk itu orang tua harus tetap melatih anak kidal untuk menggunakan tangan kanan untuk kewajiban seperti tersebut diatas.

3. Orang tua juga harus melatih kegiatan yang secara sosial biasa menggunakan tangan kanan karena sangat berkaitan dengan adab ketimuran kita, misalnya berjabat tangan, memberi/menerima sesuatu dari orang lain dan lain-lain yang sekiranya secara norma harus menggunakan tangan kanan.


Saya secara pribadi memang belum pernah bersentuhan secara langsung dengan orang-orang kidal, sehingga belum bisa membuktikan apakah pendapat tersebut diatas benar khususnya mengenai kelebihan dan kekurangan orang-orang dengan kondisi kidal.

Yang paling penting adalah bahwa seperti apapun kondisi kita, pertama kita harus mensyukuri dan apabila kemudian ada kendala dengan kondisi tersebut In shaa Allah akan ada solusinya, aaminn..


Kembali kepada Vani, saya pernah menanyakan kepada seorang teman tentang perilaku meniru idolanya yang kidal. Kata teman saya kalau tujuannya untuk melatih fungsi otak kanan sebenarnya tidak apa-apa asal tidak menjadi kebiasaan, atau supaya lebih aman pilih aktivitas lain selain kegiatan makan.


Nah apakah teman-teman pernah mempunyai pengalaman dengan orang-orang yang kidal? Ada yang istimewa atau sama saja seperti orang yang bukan kidal??

Wassalamu'alaikum...





Referensi :
  • www.apakabardunia.com/2013/08/fakta-unik-tangan-kidal.html
  • https://ummuyasir.wordpress.com/2014/08/02/baga imana-islam-memandang-orang-kidal












61 comments:

  1. Anak memang peniru yang paling baik, ya menurut saya sih sebisa mungkin memang lebih baik diupayakan untuk menggunakan tangan kanan. dikhawatirkan jikalau sudah kebiasaan lebih lumrah menyalahi aturan agama.heu
    tman saya juga sampai skarang tidak ada trkcualinya lhoo mau makan ataupun minum ya pkai tangan kiri tidak bisa pakai tangan kanan tuh. :)

    Reply Delete
    Replies
    1. mungkin harus rajin dilatih ya mas Awan... :)

      Delete
    2. ya mba pola asuh memang bisa menjadi andalan, dilatih aja terus sampai bisa mba :)

      Delete
  2. Temen saya ada yang salaman bisa dengan tangan kanan :)))) tapi untuk yang lainnya dia tetap tangan kiri

    Reply Delete
    Replies
    1. iya ni mbak, saya nggak bisa membayangkan kalau salaman pake tangan kiri... :)

      Delete
  3. "Kondisi kidal bukanlah penyimpangan sehingga kita tidak perlu menjauhi atau memaksa untuk menghilangkan hal tersebut karena akibatnya justru merugikan orang kidal dimaksud"

    sepakat mbak, kidal bukanlah penyakit atau penyimpangan yang harus kita jauhi :)

    Reply Delete
    Replies
    1. betul mbak Ira, tinggal cara menyiasatinya aja ya... :)

      Delete
  4. hmm jadi ingat teman aku dulu yang kidal, nulis di papan tulispun juga kidal, tapi bisa juga nulis pakai tangan kanan. Sampai2 aku ikut2 belajar nulis pake tangan kiri saking penasarannya, hehe

    Reply Delete
    Replies
    1. belajar memaksimalkan otak kanan ya mbak Aiy.... :)

      Delete
    2. kalau dulu jaman sekolah sih gak begitu paham kan yang begituan..
      yang penting mah penasaran, trus nyobain terus gimana caranya ampe bisa ehehehe

      Delete
  5. Adikku pas kecil dia kidal tapi skr udh dewasa engga kidal lagi

    Reply Delete
    Replies
    1. harus sabar melatihnya ya mbak Tian...peran orang tua sangat penting... :)

      Delete
  6. tetangga saya sampe sekarang masih kidal sama kakinya lagi

    Reply Delete
    Replies
    1. banyak pemain sepak bola juga kidal ya mas Ifrod... :)

      Delete
  7. semua ada kelebihan dan kekurangannya ya, apalagi kalau berebda dengan orang kebanyakan, tapi kita tidak boleh mengucilkan orang kidal

    Reply Delete
    Replies
    1. benar mbak Evri..orang kidal juga banyak yang berprestasi kan ya... :)

      Delete
  8. Ada beberapa aktifitas ane yg ane lakuin secara kidal juga mbak ( kecuali pup ). Semoga bisa membiasakan dengan tidak kidal :-)

    Reply Delete
    Replies
    1. tidak perlu dihilangkan sama sekali mas karena itu sudah naluri, hanya beberapa hal yang penting-penting saja yang dilatih terutama yang berkaitan dengan syar'i... :)

      Delete
  9. Dulu si sulung sempat aku sangka kidal, tapi setelah terapi ternyata hanya meniru tokoh film. Untungnya sih tahu sejak dini, jadi bisa dikoreksi dan gak keterusan :)

    Reply Delete
    Replies
    1. sekali lagi, peran orang tua sangat penting ya mbak Wati...harus tanggap terhadap setiap perilaku anak sehingga kalau ada ketidakwajaran bisa segera diatasi... :)

      Delete
  10. Kalau makan sih pada umumnya memggunakan tangan kanan deh. Soalnya sudah kebiasaan sih. Tapi ini bisa tidak berlaku bagi mereka yang sudah susah lagi untuk tidak melepaskan tangan kidalnya ya. Hmmmmmmmmmmm

    Reply Delete
    Replies
    1. yang penting hal syar'i memakai tangan kanan ya mas Asep..dalam masalah ini orang tua sangat berperan penting mengarahkan anak sejak usia dini kalau memang diketahui ada bakat kidal, tapi harus pelan-pelan dan sabar... :)

      Delete
  11. ternyata termasuk mal fungsi organ juga ya mbak

    Reply Delete
    Replies
    1. ya mbak Lid, salah satu penyebab kidal adalah malfungsi tubuh sebelah kanan sehingga otomatis bagian tubuh sebelah kiri yang mendominasi/menggantikan fungsi tubuh bagian kanan... :)

      * ini kata orang pinter lho mbak...hehehe..

      Delete
  12. Faiz kecil juga pakai tangan kiri untuk melakukan sesuatu, salimpun. Namun lama-lama setelah saya biasakan untuk menggunakan tangan kanan, bisa

    Reply Delete
    Replies
    1. Alhamdulillah ya mbak Astin, yang penting harus sabar dan pelan-pelan.. :)

      Delete
  13. Waaah, banyak bener infonya. Bergiziiii.
    Makasih y

    Reply Delete
  14. Waktu kcl kita dilatih keras utk bisa pakai tangan kiri, contoh saat pup.
    Baiknya yg kidal pun dilatih utk bisa makan,salaman dg tangan kanan.
    Sama2 mengaktifkan hal yg "tidak biasa" kan? Artikelnya keren mba :)

    Kuncinya : dg Latihan mjd kebiasaan.

    Reply Delete
    Replies
    1. Betul sekali mbak Lady...bagaimanapun keadaan kita harus menyesuaikan dengan nilai yg berlaku di masyarakat ya... :)

      Delete
    2. Betul sekali mbak Lady...bagaimanapun keadaan kita harus menyesuaikan dengan nilai yg berlaku di masyarakat ya... :)

      Delete
  15. Dulu kata guru Muty biasanya yg kidal itu orangnya cerdas... dan dr hasil pengamatan yg muty liat bbrpa teman Muty yg kidal memiliki potensi lebih dari yg lain...

    Jika itu sdh bawaan dr lahir mgkun kita mesti kalem untuk mewarnainya agar tdk terkesan menggunting syariat yg telah ditetapkan yaa bunda... asalkan bisa seimbang...

    Reply Delete
    Replies
    1. betul mbak Muty...segala sesuatu kalau imbang pasti akan tenang ya...:)

      Delete
  16. Aku punya temen yang kidal mbak, tapi nulis aja, yang lain dia pakai tangan kanan
    Berarti dia pinter banget ya, bisa menyeimbangkan otak kanan dan kiri

    Reply Delete
    Replies
    1. setuju mbak Dona, temannya pinter banget karena otak kanan dan kiri bisa difungsikan bersama-sama... jarang orang kayak gitu lho.. :)

      Delete
  17. Sekilas bertemu seh, tapi kenal dekat dengan yang kidal belum mba. Sharingnya mantep neh

    Reply Delete
    Replies
    1. sama mbak, belum pernah kenal..penasaran sih... :)

      Delete
  18. jd ingt dosen analisis matematikaku mbak, kidal, tp otaknya cespleng..dahsyat bgd

    Reply Delete
    Replies
    1. sesuai dengan bidangnya ya mbak...analisis matematika..wow banget... :)

      Delete
  19. Anakku yg keempat kidal.....awalnya kalau disuruh makan pakai kanan nangis... tapi lama2 terbiasa, malah main bulu tangkis bisa pakai kiri atau kanan..cenderung kanan skrg... nah kalo nulis baru kiri dan motorik halus lainnya baru kiri :)

    Reply Delete
    Replies
    1. siippp mbak...sudah ada bakat pintar tinggal diarahkan saja ya...

      * main bulutangkis pake tangan kiri tuh kerenn... :)

      Delete
  20. Bener eh mbak. Banyak orang kidal yang malah kreatif banget :') nah, aku baru belajar ngaktifin tangan kiri gini mbak. nanti bisa jadi kreatif juga nggak ya mbak?

    Reply Delete
    Replies
    1. kalau yakin bisa pasti bisa deh mas...tapi jangan hilangkan fungsi tangan kanan ya... :)

      Delete
  21. gue pernanh nyoba jadi kidal , itu sulit hehehe, karanaa memang itu bakat alami ya

    Reply Delete
    Replies
    1. iya kayaknya itu naluri deh mas... :)

      Delete
    2. lah udah enak2 pake tangan kanan koq malah pengen kidal mas :D

      Delete
  22. Adik kandungku left handed maakk.. Orangnya pintar, kreatif, dan kalem.. Dan gak ada masalah kesopanan. Makan pakai tangan kanan, selebihnya kiri hehehe

    Reply Delete
    Replies
    1. sipp mbak, kidal memang identik dengan kreatif ya...yang penting penerapannya benar :)

      Delete
  23. Saya termasuk orang yg kagum pada orang yg kidal, apalagi jika bisa menggunakan kedua tangannya dengan sama, semisal bisa menulis dgn lancar baik menggunakan tangan kanan-kiri. Bahkan, saya pernah mencoba belajar utk bisa menulsi dgn tangan kiri dan sukses hasilnya spt ceker ayam.

    Reply Delete
  24. hihihi...nggak apa mbak Rie..pertama kayak ceker ayam lama-lama pasti bagus... :)

    Reply Delete
  25. dulu anak pertama saya ketika usia balita lebih sering menggunakan tangan kiri. Gak dimarahin, sih. Paling pelan-pelan dikasih tau aja supaya tangan kanannya juga dilatih. Alhamdulillah, sekarang pakainya tangan kanan untuk banyak hal :)

    Reply Delete
    Replies
    1. Alhamdulillah ya mbak Myra...semua orang tua mengharapkan yang terbaik buat anaknya... :)

      Delete
  26. kidal memang banyak dijumpai ya mak..saya baru sadar ada pandangan khusus mengenai hal ini

    Reply Delete
    Replies
    1. benar mbak Indah,,,kidal memang unik asal tepat mengarahkannya pasti akan semakin berpotensi... :)

      Delete
  27. Biasanya yg kidal orang cerdas, pengalaman liat temen

    Reply Delete
  28. biasanya kalau kidal kemampuannya lebih daripada temannya, rata-rata sich begitu hehe

    Reply Delete
    Replies
    1. betul mbak Ata, orang kidal memang lebih kreatif ya... :)

      Delete
  29. Dulu teman SDku ada yg kidal, dia pinter banget matematika

    Reply Delete