Assalamu’alaikum wr wb…
Tahun 80an dan 90an adalah era booming telenovela di Indonesia.
Siapa yang tidak mengenal
Maria Mercedes, Marimar, Rosalinda, Cinta Paulina dan masih seabrek judul yang
lain.
Biasanya telenovela ditayangkan pada pagi hari sekitar jam sembilan sampai
siang menjelang jam duabelas. Jam yang sangat cocok untuk konsumsi ibu-ibu
rumah tangga yang pada saat jam tersebut berada di rumah saja. Para ibu bisa menonton sambil memasak, setrika
atau mengerjakan pekerjaan rumah lainnya.
Begitu ngetrennya
telenovela hingga hampir semua televisi swasta berlomba-lomba menayangkannya.
Biasanya sih judulnya berupa nama seorang
wanita yang menjadi pemeran utama. Dan alur cerita hampir sama, yaitu tentang penderitaan gadis
cantik dan miskin yang jatuh cinta pada pria kaya tapi banyak yang menentang. Ending
cerita mudah sekali ditebak, si gadis menikah dengan pria pujaannya dan
orang-orang yang sirikpun gigit jari semua…
Telenovela adalah
serial drama yang berasal dari negara-negara Amerika Latin, antara lain
Brazil, Venezuela, Argentina dan Mexico. Dengan dibintangi aktris-aktris cantik dan aktor-aktor
tampan dengan bentuk tubuh proporsional dan jalan cerita yang mengharukan
dengan segala permasalahan yang mengaduk emosi pemirsa. Sehingga memikat penonton untuk
terus menanti dari hari kehari. Kalau kelewat satu episode saja rasanya
menyesal sekali… *sampai segitunya ya hi hi...
Lalu seperti apakah telenovela yang pertama kali masuk ke Indonesia?
Telenovela pertama yang tayang di Indonesia berjudul : Escrava Isaura ( Isaura
si budak ). Dari judulnya saja kita tahu akan bercerita tentang apa telenovela ini.
Escrava Isaura berasal
dari Negara Brazil, masuk ke Indonesia sekitar tahun 80an dan ditayangkan di TVRI sebagai
satu-satunya televisi pada masa itu. Waktu pemutaran seminggu sekali yaitu setiap
hari minggu siang. Bahasa sudah didubber dalam bahasa Inggris dan ada teks bahasa Indonesia.
Telenovela ini diadaptasi dari sebuah novel yang ditulis oleh Bernardo Guimaraes dengan judul asli A Escrava Isaura. Dibintangi oleh Lucelia Santos, berperan sebagai Isaura; Rebens de Falco, sebagai Leoncio core de Almeida; Edwin Luisi, sebagai Alvaro, dll.
Sinopsis :
TKP terjadi di Brazil, pertengahan abad ke-19.
Isaura adalah seorang budak keturunan, dari
ayahnya yang seorang budak dan ibunya berdarah campuran. Ketika ibunya
meninggal, Isaura, yang berwajah cantik dan berkulit putih dirawat oleh keluarga
Almeida pemilik perkebunan dimana ayahnya menjadi budak disana.
Nyonya Almeida, yang tidak mempunyai anak perempuan, menyayangi Isaura
seperti anak sendiri. Isaura mendapatkan kesempatan untuk belajar baca-tulis,
berdansa, bermain piano, menyanyi dan mempelajari beberapa bahasa asing.
Dia tinggal bersama keluarga Almeida dirumah yang besar dan mewah. Tapi
bagaimanapun juga ia tetaplah seorang budak.
|
| Isaura; gambar dari google |
Leoncio, putra tunggal keluarga Almeida yang
pulang ke Brazil setelah sekian tahun berfoya-foya sebagai mahasiswa di Eropa,
dan telah menikah, jatuh cinta pada Isaura. Dengan segala cara yang halus dan
kasar Leoncio berusaha memiliki Isaura. Tetapi Isaura selalu menolak.
Sementara Miguel, ayah Isaura, berupaya membeli
Isaura agar terbebas dari perbudakan, tetapi tawarannya selalu ditolak oleh
Leoncio.
Sebenarnya nyonya Almeida setuju dengan pembebasan Isaura dan sudah membuat surat pernyataan kebebasan. Tetapi ketika nyonya itu meninggal dunia surat itu jatuh ketangan Leoncio dan kemudian disembunyikan.
Karena tak tahan dengan siksaan dan ancaman Leoncio, Isaura akhirnya
melarikan diri ke Recife.
Di kota itu ia jatuh cinta pada Alvaro, pemuda baik
hati dan pemberani. Alvaro berusaha sekuat tenaga membebaskan Isaura saat ia
tahu gadis itu adalah seorang budak.
Meskipun upaya Isaura untuk memperoleh
kebebasan sangatlah berliku dan penuh marabahaya karena Leoncio selalu
berusaha menggagalkan usahanya, tapi pada akhirnya cerita ini berakhir bahagia.
Saya tidak pernah absen mengikuti cerita ini
setiap minggunya meskipun harus nonton di televisi tetangga.
Seingat saya, telenovela
ini banyak mengambil sudut-sudut gambar yang gelap, antara lain banyak adegan
yang terjadi pada malam hari dan adegan ketika menggambarkan kondisi didalam
rumah penampungan atau mungkin lebih tepatnya gudang penampungaan para budak yang nyaris tanpa ventilasi.
Banyak pula adegan penyiksaan para budak yang tidak mematuhi perintah tuannya yaitu Leoncio yang jahat.
Sungguh telenovela yang sangat menguras emosi
menurut saya waktu itu. Saya jadi tahu bahwa perbudakan memang sangat
mengerikan. Bagaimana para tuan yang jahat memperlakukan budak tanpa peri
kemanusiaan.
Tetapi hukum alam tidak ada yang bisa melawan,
maka dimana terjadi kesewenang-wenangan dan ketidakadilan disitu akan muncul para
pahlawan…
Escrava Isaura, adalah telenovela pertama yang
tayang di Indonesia dengan cerita yang luar biasa dan saya berkesempatan
menikmatinya saat itu juga…bersama orang-orang yang segenerasi dengan saya
tentunya… :)
Bagaimana dengan telenovela yang pernah disaksikan oleh teman-teman…? Sama serunya atau bahkan lebih heboh lagi...?
Wassalamu'alaikum wr wb...
Referensi :
Wikipedia https://en.wikipedia.org/
Wauw.. baru denger, ini tayang saya udah lahir belum ya? hohoh..
Reply Deleteha ha..entahlah mbak..
Deletemungkin ini eranya bunda mbak Irly ya... :)
wah mbak anjar nonton ini juga kalo hari minggu dulu,jangan-jangan kita seumuran :)
Reply Deleteoalah...ternyata ya mbak... :)
Deleteaaakkk makasi
Reply Deletengeliat postingan ini aku jadi ada ide bikin postingan telenovela
Ayo mbak Nita...telenovela memang pernah jaya pada jamannya ya... :)
Reply DeleteMbak ini little missi itu bukan sihhh.... Dulu aku capet2 ingat klo minggu itu....siang2 pada nunggu missi, baron, tokohnya itu... Trus serial lain yang populer yaitu oshin.....
Reply Deletebukan mbak Sulis...little missy tayangnya setelah Isaura selesai, pemerannya memang sama : Lucelia Santos... :)
Deletesaya juga suka little missy... :)
Aku dulu suka marisol... Cew cantik yang punya luka parut di wajah. Sama telenovela anak2....carita de angel ato apa lupa judulnya....
Reply Deletewaktu itu memang banyak telenovela ya mbak...jadi banyak pilihannya... :)
DeleteMarimar saya mengikuti juga...anjingnya juga terkenal ya... :)
jaman SD ni aku..ngehits banget yaaa sedih liat budaknya...
Reply Deleteiya mbak Dewi... jaman perbudakan memang menyedihkan... :)
DeleteThis comment has been removed by the author.
Reply DeleteTahun 80-an saya belum lahir mak...
Reply Deletesaya mah tahunya Marimar, Maria Belen, Dulce Maria, Rosalinda, ehhh apa lagi ya? hehe
wah jadi ketahuan ternyata saya tua sekali ya... :)
Deleteiya mbak.. saya juga suka Marimar... :)
walaupun dulu belom ibu-ibu tapi aku juga suka nonton :D
Reply Deleteapalagi kalo yang maen Thalia
ini tontonan masa muda ya mbak Dona... saya juga suka... :)
DeleteWah jujur saja deh, film-film telenovela jaman dulu tuh cerita nya bagus dan menyentuh bingitz...kalau sekarang nih filmnya buat malas nonton nya, perkembangan jaman kali ya...hehee...
Reply Deleteiya mbak Murni setuju...
Deletekalau sudah selesai ya selesai aja ya nggak usah dibuat berseri... :)
nggak ada kan Marimar season 2 atau Marimar return.. he he..
aku juga nonto mbak dulu btw mbak barusan aku lagi baca postngan terbaru pas komen kok jadi hilang postingannya ya
Reply DeleteTadi sih udah sy post ulang mbak Lid..
Reply DeleteSaya kalau teknis gitu emang masih bingung mbak...mungkin kepencet apa gitu ya...
Tks ya mbak infonya... :)
saya juga suka nonton telenovela mbak :)
Reply Deletemembaca postingan mbak Anjar ini membuatku kangen pengen nonton telenovela lagi
iya mbak Ira..sekarang adanya GGS return tuh... :)
Deletemungkin bisa nyari CD nya ya mbak...
Mba, sy jadi inget Marimar hahahahha.
Reply DeleteKlo di TVRI dulu sy kok ingetnya Little Missy ya. Bener ga sih?
betul mbak...little Missy, itu bintangnya yang memerankan Isaura juga lho... :)
Deleteaku suka banget sama Isaura..sekarang udah ga ada crita2 kayak gini ya mbak ...
Reply Deletenah, aku mau langsung googling nih soale penasaran jeh
Reply Delete